Rabu, 12 Oktober 2011

Manfaat dan Tujuan Model Pembelajaran Kooperatif


Keberhasilan proses model pembelajaran ditentukan banyak faktor diantaranya guru. Guru terkait erat dengan kemampuan dalam memilih model pembelajaran yang dapat memberi keefektivitasan kepada siswa. Siswa merupakan sasaran dari proses pembelajaran sehingga memiliki motivasi dalam belajar, berpikir kritis, serta hasil belajar yang lebih baik.
Menurut Anita Lie (2009: 8) ada beberapa manfaat proses model pembelajaran kooperatif antara lain : siswa dapat meningkatkan kemampuan untuk bekerja sama dengan siswa lain; siswa mempunyai banyak kesempatan untuk menghargai perbedaan; partisipasi siswa dalam proses pembelajaran dapat meningkat; dapat mengurangi kacamasan siswa(kurang percaya diri); meningkatkan motivasi; harga diri dan sikap positif; serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
            Menurut Sugiyanto (2008: 41-42) keuntungan penggunaan pembelajaran kooperatif antara lain adalah :
1)             Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial.
2)             Memungkinkan siswa saling belajar mengenai sikap, keterampilan, informasi, perilaku sosial, dan pandangan-pandangan.
3)             Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial.
4)             Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen.
5)             Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois.
6)             Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa.
7)             Memlihara hubungan saling membutuhkan dapat diajarkan.
8)             Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia.
9)             Meningkatkan kemampuan memandang masalah dan situasi dari berbagai perspektif.
10)         Meningkatkan kesediaan menggunakan ide orang lain yang dirasakan lebih baik.
11)         Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan, jenis kelamin, normal atau cacat, etnis, kelas sosial, agama, orientasi tugas.    
            Isjoni (2010: 21) menyatakan bahwa tujuan utama dalam penerapan model belajar mengajar cooperative learning adalah agar peserta didik dapat belajar secara berkelompok bersama teman-temannya dengan cara saling menghargai pendapat dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mengemukakan gagasannya dengan menyampaikan pendapat mereka secara berkelompok.
            Model cooperative learning memungkinkan siswa untuk mengembangkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan secara penuh dalam suasana belajar yang terbuka dan demokratis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar